Sabtu, 16 April 2022

MARI KITA IMPLEMENTASIKAN JURUS PS

 FACHRUDDIN

BEBERAPA HARI   yang lalu  alhamdulillah saya jumpa dengan Ketua PS Lampumg, setelah saling sapa dan tanya tentang kesehatan dan lain sebagainya, lalu saya bertanya kepada beliau tentang rencana keberangkatan PS Lampung untuk melakukan kunjungan silaturrahmi dengan Guru Besar dan  PS Pusat  Yogya  dan banyak lagi yang sangat mungkin bisa jumpa di sana, biasanya PS Pusat memberikan khabar terkait jadual latihan yang diselenggarakan di Pantas Samas. 

Di luar dugaan saya ternyata acara silaturrahmi dan latihan brsama PS Pusat Yogyakarta sepertnya akan ditiadakan, terkait dengan keputusan Pemerintah yang merasa perlu untuk lebih mencermati secara tuntas apa layar belakang kemunculan kelompok masyarakat utamanya Generasi Muda yang tiba tiba saja muncul bersepakat untuk melakukan tadarusan di sekitar Jalam Malioboro Yogyakarta. 

Konon akan dilaksanakan pendalaman siapa penyelenggaranya dan apa maksud serta tujuannya, serta kelompok mana saja yang mendukungnya. mengingat acara pokok Tadarus Quran adalah membaca Al Quran  maka satu poin telah diketahui bahwa kelompok yang menyelenggarakan tadarusan di tepi jalan ini adalah dipastikan kelompok Islam yang di dominasi anak muda. Seusia Mahasiswa dan Pemuda tetapi juga diantaranya jika dilihat dari foto mereka sebagai rang dewasa.  Bersamaan dengan munculnya tadarusan sepanjang jalan Malioboro kok bersamaan diijinkannya ummat Islam melakukan  Sholat tarawih dijalan yang supersibuk di Kota Newyork. Tetapi saya tak ingin mnulis tentang ini. 

Sebagai upaya pengobat rindu  saya ,asij ingin sekali kali memanfaatlam waktu untuk menulis tentang PS, apa yang saya tulis ini bukanlah merupakan hasil penelitian tetapi hanya berbekal sedikit pengalaman dan lebih sedikit Pengetahuan yang sangat terbatas ini. karena ilmu PS itu bisa didapat bukan karena kehebatan methodologis serta rencengan daftar kepustakaan maca dunia, tetapi jisteru belajar PS itu sangat terbantu dengan istem yang sderhana dan sangat dimungkinlan oleh para anggota sekalipun tidak melalui pendidikan yang tinggi sehingga bisa menguasai berbagai teori dan filosofi dari berbagai ilmu yamh mendukung. Tetapi bagi siappun yang memiliki atau menguasai berbagai ilmu yang mendukung tentu sangat mamoermudah dan mengasai ilmu PS itu sendiri. 

Seperti yang sudah sampaikan berulang diberbagai kesempatan bahwa untuk menguasai Ilmu PS maka harus melalui pengetahuan tentang sistem gerak jurus jurus PS, sistem pernafasan PS serta aqidah dahkaidah ilmu PS yang sepejuhnya mengacu atau berdasarkan kaidah dan aqidah Islamiyah. Ketiga aspk itu haruas dikuasai sesempurna mungkin dan merata dalam pemahaman dan penmguasaannya.  Harus dijaga jangan sampai memiliki pemahaman yang mendomplang, sangat paham di aspek tertentu dan menjadi awam diaspek lainnya. Kwtika kita memiliki pemahaman yang mendomplang maka kita akan terhadang oleh berbagai kegagalan. 

Dalam belajar ilmu PS kita harus berhasil memiliki dan menghimpun  power,   power yang paripurna adalah power yang ditopang oleg  ketika aspek jurus PS meliputi penguasaan jurus jurus PS, kesempurnaan sistem pernafasan PS dan memiliki pehaman serta kepatuhan dsan kesetiaan kepada aqidah dan kaidah PS yang sepenuhnya adalah mengacu kepada kaidah dan aqidah Islamiyah.  kita memiliki pehaman dan praktih mendalam dalam ke tiga spek ini maka akan menghantar kita  untuk memiliki, menghimpun dan mengelola atau memanfaatkan jurus jurus PS secara paripurna. 

Tujuan jurus PS itu adalah untuk menguasai situasi. ada dua jenis jurus, yaitu jurus tarik dan jurus tolah, jurus tarik digunakan terhadap sesuatu yang sangat dibutuhkan sedangkan jurus tolah untuk sesuatu yang t tidak menguntungkan, sedang jurus tarik adalah untuk meminta sesuatu yang butuhkan, jurus tarik dan tolak itu digunakan berdasarkan lkaidah dan aqidah Islamiyah.  


TIDAK CUKUP STUDY MENDALAM

Untuk belajar ilmu PS iti tidaklah cukup jika hanya melalui studi yang mendalam saja. Salah satu Aspek dari Ilmu PS selain aspek jurus dan aspek Sistem Pernafasan  adalah Kaidah dan Aqidah PS yang sepenuhnya  mengacu kepada Aqidah dan Kaidah Islamiyah. yang nanti konsekuensi logisnya adalah pemahaman kepada Al Quran dan Haddits dan nanti konsekuensi lagisnya juga adalah tafsir baik afsir Quan maupun Tafsir Haddits. Tetapi untuk melakukan studi Ilmu PS maka kita tidak akan mendapatkan hasil yang memadai hanya dengan studi biasa dari luar pagar dengan berbagai tekni pengumpulan seperti umumnya sebuah study atau penelitian. Jadi untuk menjadi pakar dalam ilmu ini maka seseorang bukan hanya sekedar paham Akidah dan Kaidah Islam Paham Sistem Pernafasan dan paham gerak gerak jurus PS saja. Tetapi seorang anggota PS harus menggunakan jurus jurus PS sesuai dengan peruntukannya,

Jurus PS itu ada jurus tunggal dan ada jurua jamak jurus tunggal artinya hanya satu dan jurua jamak adalah beberapa jurus sekaligus. Jurus Dasar PS terdiri dari sepuluh jurus, terbagi atas dua macam yaitu jurus kasaran dan jurua halusan masing masing merupakan jurus dasar. Jurua halusan harus dilakukan selambat mungkin. Selain itu macam macam jurus gabungan yang bisa digambarkan dari tingkatan jurus yang memang ditapaki oleh setiap anggota PS dalam belajar dan mendalami dan menammatkan jurus jurus PS. Macam, macam jurus itu adalah Jurus Kasaran, Jurus gabungan atau jamak yaitu terdiri dari Tikahan, Mahdi, Sahbandar dan Payung Rasul.

Demikian juga dengan para anggota, maka selayaknya maka para amhhota itu ada  hendaknya yang bertindak sebagai peneliti. Dengan adanya mereka yang melakukan penelitian itu  maka ilmu PS itu akan tetap berkmbang,  lalu mengapa ilmu PS harus dikembangkan, jawabnya adalah karena ilmu PS itu sangat dibutuhkan oleh ummat. Lalu dikembangkan untuk apa ilmu ini, yaitu agar ummat memiliki kekuatan untuk mempertahankan diri, menguasai situasi dan slanjutnya menghindarjan diri berbagai tekanan,  gamhhuann  tantangan dan bahkan ancaman. Kita berharap ummat Islam tidag mudah ditakut takuti oleh pihak lain yang ingin menguasai dan atau mengusir ummat Islam dari bumi Indonesia, di mana Ia di besarkan. 

Jurus jurus PS itu diciptakan adalah dalam rangka berusaha menguasai situasi manakala situasi itu dirasakan mengganggu kenyamanan dan bahkan bisa menjurus kedalam situasi ancaman. itulah sebabnya Bang Zen Panjaitan sebagai Guru Besar PS yang sekarang selalu mengulang ulang kata Cpta, Rasa dan Karsa, untuk diketahui bahwa kata "Karsa" itu artinya "Power"  karena memang kondisi atau keadaan yang dalam keadaan kurang nyaman bahjan terancam itu memang harus dirubah dengan sebuah kesatuan dalam rumusan cipta, rasa dan karsa itu. 

Dan begitu kita masuk PS, pada saat itu saya masuk di PS Cabang Lampung, sejak awal Bang Asfan sebagai Guru Besar Pada saat itu selalu mengulang ulang bahwa jurus jurus PS itu intinya adalah sebuah doa, yaitu doa kepada Allah, arti doa adalah permintaan, doa kepada Allah SWT adalah permintaan kepada Allah SWT. Situasi yang menyenangkan itu yang kita syukuri, dan situasi yang kurang atau tudak menyenangkan maka kita berlindung kepada Allah. Tetapi itu semua harus dikaji dengan aqidah dan qaidah Islam, sehingga kita tidak berdoa dan meminta kepada Allah sesuatu yang hanya untuk menyenangkan dan memuaskan hawa nafsu dan apalagi kesesatan.

 


Minggu, 06 Februari 2022

UPAYA MEMAHAMI REVOLUSI PS

BANG ZEN  sebagai Guru Besar PS yang sekarang menggagas sebuah Revolusi dan untuk memudahkan
pemahaman anggota PS tentang Ilmu Prana Sakti. Di satu sisi Ilmu Prana Sakti itu semakin digali semakin dalam, semakin diarungi akan semakin luas , sehingga semakin jurus jurus PS digunakan semakin menemukam banyak hal oleh para anggota PS dan temuan temuan akibat dari penggunaan ilmu PS dengan yang bisa kita pahami melalui tiga variabel, yaitu sistem pernafasan, gerak jurus serta akidah dan kaidah PS yang sepenuhnya mengacu kepada kaidah dan aqidah Islamiah. Ketika jurtus jurus PS meliputi tiga aspek tersebut di atas menemukan kemampuan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi  maka sulit bagi mereka untuk menjelaskan prihal segala sesuatunya. 

Kata Guru Besar semenjak PS ini dibentuk maka masalah yang pelik pelik itu bisa diurai melalui ilmu Al Quran. Lalu dijelaskan oleh Bang Asfan sebagai Guru Besar dan Bang Zen sebagai Guru Besar pelanjutnya menegaskan  bahwa  Guru Besar PS  yang sejatinya adalah Al Quran, karena untuk memahami segala sesuatunya yang terjadi ketika jurus jurus PS itu di praktikan,  ternyata hanya ilmu Al Quran yang bisa menjawabnya. 

Jurus jurus PS itu diajarkan oleh Guru Besar adalah agar seseorang yang telah mempelajari jurus PS  mampu menggunakan jurus jurus itu untuk menciptakan situasi yang harmonis yang bisa kita alami dalam kehadiran kita .Ilmu yang digunakan untuk agar kita memiliki kemampuan menciptakan suasana  yang harmoni. mencapai suasana yang harmoni itu jelas tidaklah mudah. Selain kehadiran kita selaku manusia  hadir juga jin dan setan/iblis yang terdiri dari jin dan manusia. Walaupun mereka berada pada dimensi lain secara normal tidak dapat saling lihat dengan manusia, tetapi mereka juga memiliki kemampuan mengganggu manusia. 

Jin itu ada yang baik dan ada yang jahat, sementara syaiton/iblis yang terdiri dari jin dan manusia memang membawakan missi kejahatan. Kita tak dapat menyentuh makhluk halus itu, tetapi jurus jurus PS memiliki kemampuan menhambat mission mereka termasuk mission yang selenggarakan secara kerjasama dengan manusiua.  Namun walaupun demikian sejatinya kita telah dipersenjatai dengan lindungan Allah SWT dengan doa, dan doa itu sangat mudah untuk dibaca, bunyinya adalah "A'udzhbillahi Minassyaithonirrojim"  aku berlindung kepada Allah dari godaan syaiton yang terkutuk, ucapan doa itu sangatlajh menyiksa mereka karena Allah selalu merespon doa itu, karena manusia tidak diberikan keterampilan untuk bisa melihatnya, sementara jin dan syaiton/ bisa melihat manusia tetapi  berada pada dimensi yang berbeda. kecuali beberapa diantaranya mememiliki kemampuan memperlihatkan diri. Namun demikian jin ataupun syaiton adalah sangat tersiksa manakala manusia berdoa dan meminta perlindungan Allah atas gangguan jin dan manusia dengan kejahatannya. Jurus jurus PS diciptakan adalah dalam upaya mensingkronkan ketercapaian keselamatan manusia yang singkron dengan missi kemanusiaannya. Jadi harus digaris bawahi adalah kita dengan jurus PS adalah upaya mensingkronkan dengan mission kemanusiaan . 

Itulah sebabnya maka selalu dikatakan bahwa yang pantas dan mampu menjadi Guru Besar PS adalah Al Quran. Oleh karenanya maka setiap anggota PS itu seumur hidupnya  harus melakukan study Quran, dan ketahuiah bahwa disetiap kali menggunakan jurus jurus PS itu sesuai dengan pentukannya, maka sejatinya yang bersangkutan sedang melaksanakan studi Al Quran. Ketika jurus jurus itu kita terapkan sesuai dengan peruntukannya, maka ada informasi baru, berhasil atau gagal. Jika berhasil mengapa berhasil, dan jika gagal maka mengapa gagal,  Jika berhasil alhamdulillah, dan kita harus bersiap menyelesaikan sesuatu yang lebih berat, tetapi jika gagal maka segeralah evaluasi. Muingkin nafas atau gerakan kita salah.  Dan ketahuilah bawa dimensi akidah tidak boleh mengalami kesalahan.


 

Kita harus mengutip doa khatam al Quran antara lain, kita syukuri  atas diturunnya al Quran di mulai untuk dijadikan sebagai manusia yang merasa nikmat gembisa ran merasa bersyukur dengan turunnya Al Quran itu. Dengan jurus jurus PS itu memang seharusnya anggota PS bisa merasakan bahwa al Quran itu adalah sebagai patokan, sebagai sinar yang kita ikuti serta berita yang sangat menyenangkan. Maka kita harus pula meminta kepada Allah dengan Al Quran kita diingatkan atas segala sesuatu yang kita terlupa. Dan dengan al Quran juga kita meminta agar kita diberitahukan apa apa yang kita memang belum tahu. 

Itulah sebabnya kita harus selalu meminta agar kita suka sekali membaca al Quran, setelah suka kita perbaiki cara bacanya, setelah membana kita harus tahu apa makna bacaan itu, Lalu pada gilirannya kita apa pula tafsirannya. Sehingga penegtahuan kita tentang al Quran akan utuh. Bagi seorantg anggota PS harus membaca doa ini sebanyak mungkin, sehingga kita benar benar gemar membacanya baik siang atau sepanjang malam. Apalagi Al Quran dikatakan sebagaiu Guru Besar PS yang sejatinya. pada saatnya kita akan berkenalan dengan ilmu Al Quran yang disebut sebagai  'Ulumul Quran  

Sangat kentara sekali Bahwa Bang Zen ingin sekali agar para anggota PS itu dengan jurus jurus PS menemukahn keterampilan bagaimana cara menguasai ilmu Al Quran sehingga jurus jurus PS yang telah diajarkan oleh Bang Aspan itu bisa bisa segera dimanfaatkan oleh para anggota sesuai dengan kegunaan dan peruntukannnya, bila berhasil bersegeralah melakukan sesuatu yang lebih berat lagi dan bila gagal segeralah lakukan evaluasi. 

Kalaupun Bang Zen menggunakan istilah Cipta, Rasa dan Karsa, maka untuk memahami penggunaan istilah ini cara paling praktis bagi anggota PS adalah dengan cara menggunakan jurus jurus PS. Kita akan pahami istilah itu ketika kegunaan jurus PS itu akan kita kembangkan, dan kebutuhan untuk mengembangkan kegunaan jurus itu adalah ketika permasalahan yang akan kita selesaikan itu juga mengalami perkembangan. Pada saat itu dibutuhkan kreativitas yang disebut dengan cipta, daya cipta  yang artinya kita akan berhadapan dengan suatu situasi sosial, manusia sebagai pelakunya, itulah sebabnya dikatakan juga membutuhkan rasa dan karsa. Seperti apa yang selalu dikatakan oleh Bang Zen bahwa pada saat itu kendati suasana berbeda tetap saja kita membutuhkan suatu kekuatan dan kekuatan itu disebut karsa. Ini memang akan sulit dipahami bagi kita kita yang jarang menggunakan jurus untuk

Dr. Aidh bin Abdullah menggambarkan bahwa Al Quran itu bagikan hidangan lezat bagi kita semua yang selalu berusaha membacanya, maka tek heran bila beliau dalam buku yang ditulisnya yang diberimya judul Nikmanya Hidangan Al Quran, yang kita memang akan menjadi seseorang yang menyesal se menyesal nyesalnya manakala hingga akhir hayat kita tak mampu menikmati sajian al Quran. Di katakan bahwa nikmat terbesar dari Allah adalah Al Quran. Maka oleh karena itu bagi kita Anggota PS yang Guru Besarnya Al Quran  maka sudah semestinya bacaannya sehari hari adalah Al Quran seperti bunyi doa khatam Quran seperti yang cantumkan di atas. 

Wallohu a'lam bishowab.









 

 

 ..

Minggu, 09 Januari 2022

MAESTRO PIIL PSENGGIRI DAN VOCAL POINT PIIL PIIL PESENGGIRI


TERKEJUT JUGA ketika sejumlah mahasiswa mendatangi saya di rumah lalu mreka konformasi tentang nama dan alamat yang sudah mereka kantongi sebagai pegangan dalam melaknakan tugas mereka untuk mengikuti sebuah acara yang dikenal dengan nama  Kemah Budaya, mereka mendapat arahan bahwa untuk mengikuti acara iru syaratnya mereka harus mempersiapkan sebuah naskah atau tulisan dan praktik atau prakarya yang dapat mendorong perkembangan ekonomi. Sejumlah pemuda ini mengajukan diri sebagai peserta dan ingin memperkenalkan Falsafah Piil Pesenggiri sebagai pendorong keterampilan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi. 

Setelah mereka saya diterima dirumah saya dimana sebelumnya mereka menghubungi saya untuk memperkenalkan diri dan akan meminta sejumlah penjelasan  maka terjadilah kontak dan perjanjian untuk  melakukan pertemuan dan berikutnya.  Lalu mereka meminta untuk bisa dipertemuikan dengan seorang tokoh yang memahami Falsafah Piil Pesenggiri dan bisa berkomunikasi secara akademis dan syukur syukur jika ada karya tulis yang dapat mereka dapatkan di toko secara bebas dan youtube yang dapat mereka akses secara bebas pula. Sesuai dengan yang saya rekomendasikan para mahasiswa ini setuju untuk menemui Bapak Anshori Jausal, seorang Sarjana ITB jurusan Seni beliau akademisi banyak menulis dan banyak terlibat dalam dalam kegiatan adat dan sudah sering menjadi narasumber tentang Piil Pesenggiri, sayapun banuyak belajar tentang Piil Pesenggiri termasuk saya sendiri. Dan pertemuan itupun terselenggara sesuai dengan kesepakatan. 

Sayang sekali para mahasiwa ini sama sekali tidak menjelaskan bahwa mereka akan menghadapiu sebuah lomba penyusunan sebuah rancangan , di mana lomba itu adalah lomba yang akan melahirkan sebuah keterampilan yang bisa mendorong  terbukanya sebuah produk yang mampu membuat lapangan kerja. Dan memang dalam penjelasan ketika memperkenalkan Piil Pesenggiri oleh Bapak Anshori Jausal, sama sekali Alumni ITB jurusan Seni dn memang sudah beberapa kali memperlihatkan karyanya  dalam bentuk rancangan pintu gerbang dan stelah karya itu selesai dikerjakan justeru sama sekali tak menyinggung falsafah seni dalam falsafah Piil Pesenggiri, demikianpun saya yang berbicara masalah Piil Pesenggiri itu hanya  sedikit saja dalam masalah falsafah atai filsafat. 

Akhirnya gerup anak muda ini laporan bahwa gerup mereka kalah dalam seleksi akhir dan seleksi itu dikalahkan grup yang memilih  ragam hias dan seni Tapis Lampung.  Mereka mengatakan bahwa kami tidak kecewa dengan kekalahan ini karena kami bergembira telah mendapatkan banyak pengalaman.  Saya tidak tahu Apakah Bapak Anshori Jausal telah mendapat laporan dari kegagalan merka dalam bersaing di upaya mengembangkan peninggalan budaya tak benda dari Lampung.  Seperti halnya saya maka saya juga memang membutuhkan waktu untuk memahami dimana keunggulan mereka dalam memenangkan lomba  tentang buadayatakbnda asal daerrah Lampung. Tah itu kekayaan Lampung juga, namun hal ini tentu saja saya tertarik untuk mengetahui lebih banyak, walaupun bukan pada saat ini.  Semoga bermanfaat.