Kamis, 06 Agustus 2020

DALAM RANGKA MELAKSANAKAN REVOLUSI PS KITA MEMBUTUHKAN KOMUNIKASI YANG BAIK.

TERUS TERANG SAYA SANGAT TERGANGGU oleh pernyataan Bang Maman yang katamnya menmgharapkan agar Bang Zen bertindak tampa ragu atas tulisan saya yang mengatakan dengan Berguru Kepada Al-Quran membuiatt seakan jurus PS tak bertepi. saya pikir paling lama hanya dalam waktu satu bulan sudah ada keputusan Guru Besar dan ada petunjuk untuk saya apakah akan mengehentikan penulisan tentang PS atau saya lanjutkan saja menulis, karena tulisan tulisan tentang PS yang dilakukan oleh anggota PS sendiri sangatlah dibutuhkan. saya sudah terlanjur berjanji kepada Bang Zen untuk menulis sebanyak banyaknya tentang PS, dan dalam hati, karena kondisi kesehatan saya serta keterbatasan usia, saya bertekad untuk menyusun 500 naskah tulisan dan 75 buah youtube. Tetapi dengan ancaman Bang Maman saya telah bersabar sekarang telah tiga bulan dan masuk bulan keempat  terhenti menulis tentang PS dan dan itu adaklah ancaman besar bagi saya untuk gagal mencapai tarbet.

Ada dua revolusi besar dilakukan di internal PS, pertama dibukanya penerimaan anggota baru di didaerah yang dalam suasana yang berbeda dengan penerimaan anggota baru di Pusat Yogyakarta. Itu tidak begitu saja bisa di netralisir di satu pihak situasi di Yogyakarta seyogyanya memang harus dipertahankan dengan segala kelebihan dan heroiknya. Sementara suasana daerah memang diharapkan akan membawa suasana yang lebih beranekaragam. Sisa sisa sikap berbeda itu memang tidak serta merta ternetralkan. Banyak aspek yang masih dipertunjukkan oleh anggota yang masuk di angkatan Yogyakarta, yang relatrif lebih tegas itu. Sebagai seseorang yang banyak menulis tentang PS, terlepas dari segala mascam bentuk kekurangan itu. Saya termasik orang yang langsung merasakan suasana itu, dalam arti luas.

Semula Bang Zen berharap itu semua akan berakhir dengan mediasi mereka yang angkatan awal Yogyakarta yang kini tinggal di daerah daerah. Tetapi nampaknya mereka tak berdaya untuk menetralisir itu sehingga .ada daerah yang memang harus Guru Besar juga ikut bicara. Tetapi daerah lain memang tak sempat muncul perberdaan persepsi, tetapi daerah lainnya memmang mampu mereka selesaikan secara , mandiri.

SAda senior yang masih memiliki komunikasi dengan Guru Besar, tetapi ada juga senior yang jarang berkomunikasi dengan  Guru Besar biasanya  yang jarang berkomunikasi  terkadangkala tak tak sejalan dengan petunjuk Guru Besar kepada kami kami yang ada sejak semula di daerah. Dan kita masih sering menemukan senior yang seperti itu. Semoga hal tersebut tak sempat memberikan hambatan yang berarti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar